Tidak Swab Antigen, KAI Tetap Berlakukan Rapid Test Pada Penumpang

Suara. com – PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta masih meresmikan kewajiban rapid test bagi pengikut kereta api (KA) Jarak Jauh. Hal ini mengacu pada SE 14 Kemenhub tanggal 8 Juni 2020 dan SE 9 Konglomerasi Tugas Covid-19 tanggal 26 Juni 2020.

Artinya, masyarakat yang akan menggunakan KA Jarak Jauh diharuskan buat menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test Antibodi) yang sedang berlaku (14 hari sejak diterbitkan).

Atau umum bisa menunjukkan surat keterangan terhindar gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Panti Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test Antibodi.

“Terkait Kebijakan Swab Antigen, KAI sampai dengan zaman ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemerintah, ” ujar Kahumas PT KAI Daop satu Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangannya, Kamis (17/12/2020).

Membaca Juga: Namanya Tercantum di Tes Rapid Palsu, Tabib Asal Palembang Lapor Polisi

Di hal ini, Eva memastikan, KAI tetap disiplin dalam menerapkan aturan kesehatan baik di stasiun maupun selama dalam perjalanan yaitu secara menyediakan wastafel dan hand sanitizer, menyemprotkan cairan disinfektan di stasiun dan kereta.

Selain itu, menciptakan jangka antar penumpang dilokasi antrean dan berbagai area pelayanan seperti kawasan tunggu hall serta peron, musholla, toilet dan lain-lain.

Di dalam gerobak, untuk tetap melakukan penjagaan tenggang anatar penumpang maka serta penyekatan tiket yang dijual juga dilakukan yaitu hanya 70 persen dibanding kapasitas tempat duduk.

Petugas frontliner KAI dengan berpotensi kontak jarak dekat secara penumpang juga dibekali dengan APD berupa masker, sarung tangan, dan face shield untuk mencegah penyaluran Covid-19.

Sebelum melalukan perjalanan KA, kami juga memastikan setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam status sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), melalui pengukuran suhu badan dengan ketentuan tidak lebih dari 37, 3 derajat celsius.

Baca Juga: Duh, Warga Keluhkan Rapid Test Antigen di Bandara Soetta

Jika kedapatan penumpang memiliki guru tubuh diatas suhu normal itu maka tidal diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan 100 persen. Pelanggan juga diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas pada area Stasiun.

Selama dalam perjalanan, pelanggan diharuskan menggunakan Face Shield yang telah diberikan oleh PT KAI di area pemeriksaan tiket, pemakai juga diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Untuk tetap memastikan pengguna bugar sepanjang perjalanan, Petugas diatas SOPAN SANTUN akan memeriksa suhu tubuh pada setiap 3 jam sekali dan menghapuskan area yang sering disentuh sebab pelanggan dengan cairan pembersih mengandung disinfektan setiap 30 menit sekadar.