Sebut Mercedes Tim Impian, Lewis Hamilton Batal Gabung Ferrari?

–>

Pandangan. com – Senin (20/4/2020), Lewis Hamilton memberi isyarat jika dirinya tak punya rencana untuk meninggalkan Mercedes yang dia sebut sebagai tim impian setelah kontraknya habis akhir tahun ini.

Pebalap asal Britania Raya itu sebelumnya disebut-sebut akan pindah ke Ferrari ketika sang juara dunia enam kali itu mengungkapkan pada Januari lalu dirinya belum membuka perembukan lebih lanjut dengan Mercedes soal kontrak baru.

Bahkan CEO Ferrari Louis Carey Camilleri, pada Desember 2019, mengaku tersanjung jika Hamilton telah setuju membahas masa depannya dengan chairman Ferrari John Elkann.

Namun pebalap berusia 35 tahun itu hari ini seakan mengakhiri pembicaraan tersebut dengan menyebut masa depannya pasti bersama Mercedes.

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, bersiap mengikuti sesi tes pramusim Formula 1 (F1) 2020 di Sirkuit Barcelona, Spanyol, Rabu (19/2). [AFP/Lluis Gene]

“Tak tersedia mimpi dengan tim lain. Aku bersama tim impianku, ” tulis Hamilton di Instagram seperti dimuat Antara.

“Tak ada yang menghalangiku, sebab aku tak ingin pindah. Aku bersama orang-orang yang peduli semenjak hari pertama. ”

Namun tak periode setelah itu, Hamilton menghapus unggahannya di media sosial tersebut.

Respon Hamilton yang menyebut Mercedes sebagai tim unggul itu muncul setelah peluangnya berpadu dengan Ferrari sirna karena Sebastian Vettel berpeluang besar dipertahankan oleh tim berlogo Kuda Jingkrak itu.

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel (kiri) sedang berbincang dengan rivalnya dari Mercedes, Lewis Hamilton. [AFP/Giuseppe Cacace]

Juara dunia empat kali asal Jerman itu juga senasib dengan Hamilton yang kontraknya akan berhenti tutup tahun ini.

Sementara Ferrari telah menyimpan satu bangku untuk Charles Leclerc hingga akhir tahun 2024.

Di era masa depan Hamilton menjadi salah satu topik utama, musim Formula 1 tahun ini tertunda karena pandemi virus corona.

Sembilan balapan mula-mula yang ada di kalender tertunda dan dibatalkan karena pandemi dengan sudah merenggut puluhan ribu menghabisi di seluruh dunia.