Mitos atau Fakta, Berikut 5 Kejadian yang Sering Ditanyakan tentang Covid-19

–>

Suara. com – Saat virus corona Covid-19 mulai mewabah ke seluruh negeri, kepanikan juga mulai menekan banyak diantara kita. Sayangnya, di antara kepanikan itu banyak pula berita palsu yang tersebar.

Ada beberapa hal yang paling sering ditanyakan orang mengenai virus corona. Melansir dari The Independent , berikut 5 pertanyaan beserta jawaban Organisasi Kesejatan Dunia (WHO) yang telah dirangkum Suara. com.

1. Dapatkah Covid-19 ditularkan meniti gigitan nyamuk?

Soal gigitan nyamuk, WHO menyatakan bahwa belum tersedia bukti pasti mengenai seseorang bisa tertular Covid-19 melalui gigitan nyamuk.

Covid-19 adalah virus pernapasan yang merembet terutama melalui tetesan batuk ataupun bersin. Virus ini menyebar menggunakan tetesan air liur atau cairan dari hidung.

Pengering Tangan. (Shutterstock)

2. Bisakah membunuh virus corona dengan pengering tangan dan lampu UV?

Menurut WHO, pengering tangan tidak efektif dalam membunuh virus corona pun untuk melindungi diri dari virus tersebut. Anda cuma bisa melindungi diri dengan kala membersihkan tangan baik mengunakan sabun maupun hand sanitizer.

Setelah tangan Anda dibersihkan, Anda harus mengeringkannya menggunakan tisu atau pengering tangan.

Begitu pula dengan lampu UV yang sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan ataupun area kulit lainnya. Bukannya selamat dari virus, radiasi UV malah akan membuat kulit Anda iritasi.

3. Seberapa efektif thermal scanner dalam mendeteksi Covid-19?

Thermal scanner memang efektif dalam mendeteksi karakter demam karena infeksi Covid-19.

Namun alat ini tidak dapat mendeteksi Covid-19 untuk orang-orang yang belum mengalami gejala. Sementara itu, butuh berhari-hari orang postif Covid-19 untuk menemui demam.

Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

4. Apakah menyemprotkan alkohol dan klorin akan membunuh Covid-19?

WHO menegaskan, bahwa menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh awak tidak akan membunuh virus dengan telah memasuki tubuh. Menyemprotkan zat-zat tersebut malah akan berbahaya untuk pakaian atau selaput lendir Kamu, seperti mata dan mulut.

Ketahuilah bahwa alkohol dan klorin dapat berguna untuk mendisinfeksi permukaan benda, tetapi perlu digunakan di bawah rekomendasi yang tepat.

5. Apakah vaksin radang paru-paru bisa melindungi dari Covid-19?

Vaksin terhadap pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza macam B (Hib), tidak memberikan perlindungan terhadap Covid-19.

Virus ini sangat anyar dan berbeda sehingga membutuhkan vaksin sendiri yang saat ini medium berusaha dikembangkan oleh para pengkaji.

Walaupun vaksin ini tidak efektif terhadap Covid-19, vaksinasi terhadap penyakit fotosintesis sangat dianjurkan untuk melindungi kesehatan Anda.

Let’s block ads! (Why? )