Memperhatikan, Virus Sakit Dingin Bisa Rusak Otak Bayi Belum Lahir Semasa Kehamilan!

Suara. com – Penelitian baru menemukan bahwa macam virus herpes simpleks (HSV-1) bisa ditularkan ke janin selama era kehamilan. Virus ini bisa merusak otak bayi sebelum lahir.

Menurut para ilmuwan di Universitas Wuhan, China, virus ini juga bisa berkontribusi pada berbagai cacat perkembangan & masalah neurologis jangka panjang.

Umumnya, HSV-1 lumrah sebagai virus sakit dingin dengan tidak berbahaya bagi orang kala, tetapi bisa berakibat fatal untuk bayi dengan sistem kekebalan awak lebih lemah.

Virus ini bisa menjalar dengan cepat ke otak bayi dan menyebabkan banyak kegagalan bagian hingga kematian. Para ahli mencuaikan jurnal PLOS Pathogens, ingin mengalami lebih lanjut tentang HSV-1 dengan bisa memengaruhi bayi belum berdiri.

Baca Juga: Inggris Membuat Tes Iler untuk Deteksi Virus Corona Cuma 15 Menit!

Peneliti Pu Chen dan Ying Wu mengatakan sejauh ini, penelitian di bidang tersebut terhambat oleh akses terbatas ke jaringan otak janin manusia.

Ilustrasi herpes [shutterstock]

Para peneliti menghasilkan 3 model gangguan kelanjutan saraf berbasis sel yang berbeda, termasuk lapisan sel 2D & struktur mirip otak 3D.

Model-model tersebut didasarkan pada sel induk berpotensi majemuk yang diinduksi manusia (hiPSC), yang dihasilkan oleh sel masa khusus yang diprogram ulang secara genetik.

Pemodelan mereka mengungkapkan bahwa infeksi HSV-1 dalam sel-sel ini mengakibatkan moralitas sel serta gangguan produksi neuron baru.

Penyakit ini juga meniru sifat patologis gangguan perkembangan saraf di otak janin manusia, termasuk keanehan pada struktur otak.

Baca Juga: Studi Denmark: Orang Golongan Darah O Tidak Mudah Tertular Virus Corona

Model 3D juga menunjukkan kalau infeksi HSV-1 mendorong penyebaran pelik sel non-neuron yang disebut mikroglia bersama dengan aktivasi molekul inflamasi.