Libur Panjang, Masuk Bali Lewat Pelabuhan Ketapang Wajib Pakai Masker

Ilustrasi – Petugas tim peucrok mendata pelanggar protokol kesehatan disela-sela razia masker di Jalan Medan – Banda Aceh di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (20/10/2020) (ANTARA/HO)

Petugas tak seganmemberikan sanksi ringan untuk mereka yang melanggar.

SuaraBali. id kepala Libur panjang akhir Oktober sudah di depan tanda. Pengawasan protokol kesehatan atau prokes di penyeberangan Selat Bali diperketat.

Situasi tersebut lantaran masa libur panjang kali ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Penerapan prokes digalakkan.

Pulau Bali diprediksi masih menjadi incaran wisatawan di tengah pandemi Covid-19. Pengawasan di pintu masuk Bali diperketat guna mencegah penularan virus corona.

Seperti Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi dengan saat ini tengah menyiapkan prokes ketat.

Dikutip dari Beritajatim. com — jaringan Suara. com , petugas gabungan melakuan penyeliaan fisik bagi calon penumpang dengan hendak menyeberang ke Pulau Dewata.

Selain kelengkapan berkendara, petugas juga meninjau kelengkapan kesehatan calon penumpang khususnya penerapan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga tenggang.

Petugas tak segan memberikan sanksi yustisi tindak pidana ringan bagi itu yang melanggar.

H-4 Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (13/7).

Dalam pelaksanaannya pada Selasa (27/10/2020), sejumlah calon penumpang banyak dengan masih tidak menggunakan masker.

Mereka dimintai keterangan dan diimbau untuk langgeng menggunakan masker saat beraktivitas dalam luar rumah. Bahkan, beberapa sejak mereka juga terpaksa dihukum push up.

“Ya, selama pandemi bagi calon penumpang harus tetap mematuhi adat kesehatan Covid 19. Yaitu mematuhi masker, kalau tidak itu ada sanksinya yaitu sidang yustisi ataupun tindak pidana ringan, ” perkataan Kapolsek KP3 Tanjungwangi, Iptu Sudarso.