Libur Akhir Tahun, Mari Mengingat Teristimewa Potensi Rawan Penularan Covid-19

Suara. com – Menghadapi libur akhir tahun yang tinggal sebulan lagi, Ujung Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Resi Adisasmito, meminta masyarakat belajar dari pengalaman libur panjang sebelumnya pada tengah pandemi Covid-19.

“Dari data dengan kami peroleh, terdapat peningkatan peristiwa positif pascalibur panjang, ” ujar Wiku dalam pernyataannya seperti dikutip pada laman resmi Satgas Covid-19, Jumat (27/11/2020).

Dia berharap adanya pengertian dibanding semua pihak agar kondisi damai dari Covid-19 dapat terjaga. Satgas Penanganan Covid-19 saat ini serupa terus berkoordinasi dengan pemerintah was-was dan kementerian/lembaga terkait keputusan periode libur akhir tahun 2020.

Sementara itu, Gajah Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto menekankan kepada pihak pada sektor pariwisata untuk tetap memajukan protokol kesehatan yang sudah ditekankan oleh pemerintah.

Mengucapkan Juga: Meski Berisiko, Kemungkinan Penularan Covid-19 Lewat Kekayaan Kertas Kecil

Dia juga menyebutkan potensi rawan yang harus diperhatikan pada tempat wisata, yaitu tiba dari area parkir, loket kartu, pintu masuk objek yang diminati, tempat ibadah, kamar mandi atau toilet, kantin atau rumah santap, dan pintu keluar.

Selain itu juga harus diperhatikan mengenai luas wadah kegiatan, jumlah tamu, kelompok sensitif, lama kegiatan, lokasi kegiatan apakah indoor atau outdoor, karakteristik kegiatan seperti berupa hiburan, menyanyi, khotbah, ceramah, dan aktivitas fisik yang lain harus di dipilah-pilah.

Perlu diperhatikan serupa terkait aspek akomodasi hotel, pemindahan restoran, tempat belanja, oleh-oleh & di lokasi destinasi wisata itu sendiri yang tentunya berkaitan erat dengan tempat wisata.

Protokol kesehatan yang harus diterapkan oleh pengelola lokasi wisata adalah melakukan pembersihan dengan desinfeksi secara berkala, terutama pada kawasan sarana dan peralatan yang digunakan secara bersama-sama, dan juga wahana umum lainnya.

Terawan mencontohkan salah mulia protokol kesehatan bagi pekerja pada lokasi wisata yaitu memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum meninggalkan bekerja, sedangkan salah satu protokol kesehatan tubuh yang harus diterapkan oleh tamu adalah memastikan diri dalam status sehat sebelum melakukan kunjungan ke lokasi wisata.

Menyuarakan Juga: Kalau Tak Mau Covid-19 Merajalela, Jangan Sudah Izinkan Reuni 212

“Untuk mampu menerapkan dengan baik pada dasarnya harus menerapkan 3M yaitu mematuhi masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta membiasakan pola tumbuh bersih sehat, ” tuturnya.