Kewenangannya Perangi Iran Dibatasi DPR & Senat, Trump: Resolusi Hina!

–>

Suara. com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggunakan hak veto pada Rabu (6/5/2020) terhadap rancangan undang-undang (RUU), yang diloloskan oleh kedua daerah Kongres, DPR dan Senat, terkait pembatasan kewenangan presiden dalam melancarkan perang terhadap Iran.

“Ini adalah resolusi yang menghinakan, yang diajukan sebab Partai Demokrat sebagai bagian sebab strategi mereka memenangkan pemilu 3 November mendatang dengan memecah Golongan Republik, ” kata Trump di dalam pernyataan yang dikeluarkan Gedung Suci.

Dilansir Reuters, Trump, yang gigih dengan kampanye melawan Iran, menambahkan, “Sedikit dari anggota Partai Republik dengan mendukung resolusi tersebut membantu mereka (Partai Demokrat) dalam hal tersebut. ”

Senat AS, tempat Partai Republik menduduki 53 dari total 100 kursi, dijadwalkan akan menggelar pengumpulan suara pada Kamis (7/5/2020) buat mengadopsi atau menolak veto Trump.

Presiden AS Donald Trump memberikan update pandemi virus corona, 15 April 2020. [AFP]

Pernyataan yang diloloskan oleh Dewan Cabang Rakyat pada Maret dan lalu oleh Senat pada April itu merupakan upaya terkini Kongres buat merebut kembali kewenangan, yang dijamin konstitusi, dari pihak pemerintah di mendeklarasikan perang.

Sejumlah kecil anggota Kelompok Republik di kedua kamar tersebut mendukung resolusi tersebut, namun boleh tidak akan cukup untuk memobilisasi dua pertiga suara yang diperlukan untuk menggagalkan veto Presiden Trump.