CAS Akan Sidangkan Banding Manchester City pada Juni 2020

–>

Pandangan. com – Cara banding Manchester City atas sanksi UEFA bagi klub yang dilatih Josep Guardiola itu mengikuti perlombaan Liga Champions, akan disidangkan dalam Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di 8-10 Juni mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, juara Liga Inggris tersebut dituding melakukan sejumlah pelanggaran terhadap peraturan-peraturan Financial Fair Play (FFP) terkait pendapatan sponsor antara 2012 sampai 2016.

Selain dilarang tampil di perlombaan Eropa, City juga dijatuhi kompensasi sebesar 30 juta euro.

Saat dihubungi AFP, pihak CAS mengatakan belum mengetahui apakah persidangan banding tersebut akan dilakukan melalui konferensi gambar atau cara lainnya, karena era ini masih terdapat banyak penyekatan untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

Manajer Man City Josep Guardiola berpose dengan trofi pertama dengan dipersembahkannya bagi The Citizens [AFP]

City telah berjanji untuk mendekati apa yang mereka sebut sebagai keputusan tidak adil dari UEFA.

Sebuah investigasi telah dilakukan setelah bocornya sejumlah surat elektronik yang dipublikasikan oleh majalah Jerman Der Spiegel tahun lalu, sebagai bagian “Football Leaks. ”

Seandainya City gagal memiliki keputusan yang menguntungkan mereka, oleh karena itu hal itu akan menjadi hantaman keras bagi nama besar perkumpulan.

Gelandang Kevin de Bruyne pada awal kamar ini mengatakan ia mungkin mempertimbangkan masa depannya di City seandainya skors itu tidak dikurangi sedikitnya untuk semusim.

“Dua tahun akan terlalu lama. (Skors) satu tahun ialah sesuatu yang mungkin masih bisa saya terima, ” kata pemain Belgia itu kepada Het Laatste Nieuws seperti dimuat Antara, Selasa (19/5/2020).

Para pemain Manchester City merayakan sukses mereka menetapkan trofi Premier League setelah mengalahkan Brighton and Hove Albion 4-1` di American Express Community Stadium. Glyn KIRK / AFP

City belum sudah menjuarai Liga Champions, namun mereka mengantungi kemenangan 2-1 atas Real Madrid dari pertandingan leg prima 16 besar sebelum musim 2019/2020 ditangguhkan karena pandemi virus corona COVID-19.

Seandainya City tetap dinyatakan diskors dua tahun, mereka masih berhak menyelesaikan penampilannya di kancah Eropa seandainya musim ini dapat diteruskan.

Buatan banding juga akan berpengaruh bagi tim-tim Liga Inggris yang mengincar tiket kompetisi elit Eropa.

Jika City diskors dari kompetisi Eropa musim depan, tim peringkat kelima Gabungan Inggris akan lolos ke Perserikatan Champions.

Liga Inggris akan meneruskan perlombaan pada pertengahan Juni, dan sebagian besar klub telah melakukan latihan dalam kelompok-kelompok kecil pada Selasa (19/5/2020).

City menghuni peringkat kedua di klasemen dan berpeluang besar finis dalam empat besar saat kompetisi ditangguhkan pada bulan Maret lalu.