Bekas Pemain Arsenal yang Pernah Niat Bunuh Diri karana Jadi Gelandangan Dirawat di Rumah Sakit

–>

Suara. com – Mantan pemain belakang Arsenal serta Inggris Kenny Sansom, yang bermain melawan Diego Maradona bersama Argentina pada laga yang dikenal secara ‘Gol tangan Tuhan’ pada perempat final Piala Dunia 1986, dirawat di rumah sakit karena lara yang belum dipastikan.

“Kenny saat ini sakit di rumah sakit. Ia dirawat dengan baik dan tak mengidap COVID-19, ” bunyi sebuah pesan di Twitter-nya seperti dikutip Antara dari Reuters, Sabtu (16/5/2020).

Arsenal mengatakan dalam cuitan terpisah kalau perhatian dan doa mereka beserta mantan pemainnya yang kini berusia 61 tahun itu.

Sansom, yang tampil 86 kali bagi Inggris antara 1979 dan 1988 dan pula memainkan 394 pertandingan bagi Arsenal, berbicara mengenai masalahnya dengan judi dan alkohol yang berkelanjutan di otobiografinya pada 2008 ‘To Cap It All’.

Kenny Sansom dari Arsenal mencium trofi saat merayakan kemenangan dalam final Littlewoods Cup melawan Liverpool di Stadion Wembley pada 5 April 1987. (Antara/Action Images)

Lima tahun lalu ia melahirkan bahwa ia nyaris bunuh muncul setelah menjadi tuna wisma.

Sansom, dengan juga bermain dalam Piala Negeri 1982 dan menjadi bek Inggris kedua paling banyak tampil sesudah Ashley Cole, juga berada di dalam susunan pemain Inggris di Mexico City ketika Maradona menggunakan tangannya untuk mencetak gol yang dibenarkan wasit.

Empat menit kemudian, pemain Argentina menambahkan gol kedua dengan gempuran brilian yang dianggap sebagai gol solo terhebat sepanjang masa. Argentina menang 2-1.