Adik Tersandung Kasus Narkoba, Pasha Ungu Tak Mau Intervensi Polisi

Suara. com – Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu membenarkan adiknya, Helmy Yunan Said, tersandung kasus narkoba. Plt Wali Tanah air Palu itu mengaku memasrahkan adiknya diproses hukum tanpa intervensi.

“Iya (benar) kemarin adik saya dapat pukulan. Kami (keluarga) di sini benar menghormati dan menghargai proses dasar yang sedang berjalan sekarang, awak tidak akan melakukan intervensi, ” ungkap Pasha Ungu di tempat Mampang, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2020).

Pasha mengaku hal ini menjadi ujian buat keluarga besar. Namun, apapun dengan terjadi pada adiknya, keluarga hendak tetap memberi dukungan.

“Kami keluarga tentunya tetap memberikan support atau dukungan, ” ungkap Pasha.

Menangkap Juga: Adik Dikabarkan Terlibat Narkoba, Pasha Ungu Tentu Beri Semangat

Pasha Ungu saat memberikan keterangan pers di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). [Suara.com/Evi Ariska]

Kendati demikian, Pasha berharap adiknya hanya berada di tempat dan waktu yang salah. Hal itu dirasa bisa membantu jika betul.

“Kami berharap adik saya, Helmi, berharta di tempat dan waktu yang salah, sehingga kami tetap optimis persoalan hukumnya. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik, ” tuturnya.

Sejauh ini, Pasha Ungu dan keluarga tetap sabar dan berdoa. Sementara metode hukum masih berjalan.

“Namun kami yakin dengan kesabaran baik adik saya & keluarga akan ada jalan dengan baik dalam menyelesaikan masalah tersebut, ” ucap Pasha Ungu.

Seperti diketahui, adik Pasha Ungu, Helmy Yunan Said ditangkap pada operasi penggerebekan 5 Oktober malam. Saat itu ditemukan 15 paket sabu, tujuh kartu ATM, 7 unit hp, alat isap, dan uang tunai Rp 5, 5 juta.

Baca Juga: Pasha Ungu Tulis Pesan untuk Adik Kandung yang Terjerat Kejadian Narkoba

Sebelum tertangkap, Helmy Yunan Said sempat melarikan diri dibanding kampung narkoba Tatanga. Saat itu BNNP Sulteng melakukan penggerebekan di sana, dan Helmy serta perut rekannya kabur.